Penyesalan Besar Mantan Manajer Valentino Rossi Terhadap Johann Zarco

Rezki Alif Pambudi - Selasa, 13 Februari 2018 | 15:05 WIB

Johann Zarco di atas GSX-RR (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Manajer tim Suzuki MotoGP, Davide Brivio dibuat menyesal oleh pembalap Monster Tech3, Johann Zarco.

Setelah musim 2016, Suzuki kehilangan kedua pembalapnya (Maverick Vinales dan Aleix Espargaro) yang hengkang ke tim lain.

Johann Zarco sebenarnya masuk dalam radar pembalap incarannya.

Brivio mengaku bahwa timnya sempat punya perjanjian pra-kontrak dengan Johann Zarco pada pertengahan 2016.

Namun, akhirnya Suzuki lebih memilih Alex Rins menemani Andrea Iannone daripada Johann Zarco yang bergabung dengan Tech3.

(BACA JUGA:Setelah Semprot Pembalap MotoGP, Casey Stoner 'Serang' Sirkuit Sepang)

"Aku mendapat pertanyaan ini berkali-kali, melihat apa yang Zarco lakukan, aku jujur aku memikirkannya," kata Davide Brivio mengungkapkan penyesalannya karena gagal merekrut Zarco, dikutip GridOto dari MotoMatters.

Brivio ternyata sangat menyukai Johann Zarco.

Mantan manajer Yamaha yang keluar bersamaan dengan hengkangnya Valentino Rossi ke Ducati ini bilang bahwa Zarco sangat paham motor.

Suzuki pernah mencoba kemampuan Zarco pada tahun 2016 lalu untuk pengembangan GSX-RR.

Hal itu memberinya kemampuan untuk memberi masukan bagus bagi pabrikan dalam pengembangan motor.

"Zarco tahu sejarah motor bahkan sebelum dia lahir, dia mempelajarinya," lanjut Brivio.

Brivio ikut senang dengan pencapaian Zarco saat ini.