Rumus Berkendara Aman Saat Hujan dan Angin Kencang

Taufiq JF Putra - Selasa, 28 November 2017 | 16:41 WIB

Illustrasi angin kencang (Taufiq JF Putra - )

GridOto.com - Beberapa daerah di Indonesia saat ini sedang mengalami cuaca yang ekstrem.

Cuaca ekstrem itu seperti hujan dengan disertai petir dan angin kencang.

Seperti dikutip GridOto.com dari Kedeputian Meteorologi BMKG, hujan lebat dan angin kencang akan melanda daerah DKI Jakarta, Banten, wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Dengan adanya cuaca ekstrem, tentu para pengendara diharapkan berhati-hati saat berkendara.

(BACA JUGA: Kenapa Lampu Lalu Lintas Berwarna Merah Kuning dan Hijau? Ternyata Ini Alasannya )

Jika tidak berhati-hati, bukan tidak mungkin para pengendara bisa mengalami kecelakaan.

Saat ditanya GridOto.com, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu memberikan tips berkendara saat angin kencang.

Berikut beberapa tips saat ada angin kencang dari Jusri Pulubuhu.

1. Berhenti dan menunda perjalanan sesaat hingga cuaca membaik adalah tindakan bijak.

2. Jika terpaksa tetap harus mengendarai, sikapi bahaya-bahaya dari atas atau fallen objects.

Fallen objects meliputi batang pohon yang patah, billboards atau banner yang beresiko tumbang dan objek lainnya.

3. Jika harus berhenti atau berteduh pastikan di area aman dari fallen objects.

Jusri Pulubuhu juga menjelaskan berapa kecepatan pengendara roda 2 ketika berada di flyover dengan keadaan angin kencang.

"Ketika mengendarai sepeda motor di atas flyover dan ada angin kencang, itu batas kecepatan kendaraan yang dibawa harus 40 km/jam ke bawah." ujar Jusri Pulubuhu, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) di Jakarta Selatan kepada GridOto.com.