TRW Rilis Kampas Rem, Cakram Rem, hingga Shock Absorber Baru di Indonesia

By , Minggu, 26 Juli 2026 | 09:30 WIB

ZF juga memperkenalkan beberapa produk utama TRW yang akan dipasarkan di Indonesia, meliputi brake pad, brake disc, dan shock absorber. (Adam Samudra)

ZF Aftermarket Indonesia resmi memperkenalkan lini terbaru suku cadang TRW untuk pasar aftermarket Tanah Air. (Adam)

Segmen ini dinilai semakin selektif dalam memilih suku cadang pengganti dengan mempertimbangkan kualitas, keamanan, dan harga.

Untuk pasar Indonesia, produk yang diperkirakan menjadi penyumbang penjualan terbesar berasal dari kelompok Brake Master Cylinder, Brake Wheel Cylinder, Brake Pad, Brake Shoe, Brake Disc, serta Shock Absorber. (Adam Samudra)

"Pemilik kendaraan saat ini membutuhkan alternatif suku cadang yang lebih ekonomis, tetapi tetap memiliki standar keselamatan tinggi. TRW hadir sebagai solusi premium yang telah memiliki sertifikasi keselamatan global," ujar Benny Liem, Country Head of ZF Aftermarket Indonesia di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026).

Produk TRW yang dipasarkan di Indonesia berfokus pada kendaraan penumpang dengan cakupan komponen Hydraulic Cylinder, Friction Parts, Shock Absorber, serta Linkage System.

Menurut Benny, permintaan pasar domestik saat ini masih didominasi oleh komponen Hydraulic Cylinder seperti Brake Master Cylinder dan Brake Wheel Cylinder, kemudian Friction Parts yang mencakup Brake Pad, Brake Shoe, Brake Disc, serta Shock Absorber.

Ia menilai kondisi tersebut sejalan dengan besarnya potensi pasar aftermarket kendaraan penumpang di Indonesia, di mana kelompok komponen tersebut masih menjadi kontributor utama kebutuhan penggantian suku cadang.

Keunggulan utama TRW, lanjut Benny, berasal dari pengalaman panjangnya sebagai pemasok komponen original equipment (OE) bagi berbagai pabrikan kendaraan dunia.

Standar produksi yang diterapkan tetap mengacu pada kualitas OEM meski dipasarkan untuk kebutuhan aftermarket.

"Produk kami bukan dibuat secara generik. Seluruh komponen telah melalui serangkaian pengujian ekstrem dan divalidasi agar sesuai dengan 92 persen populasi mobil pabrikan Jepang yang beredar di Indonesia, termasuk karakter jalan tropis yang memiliki kontur bergelombang dan beban kerja yang berbeda," tutup Benny.