Panduan Mengenal Teknologi Powertrain Mobil Baru, Jangan Bingung Sebelum ke GIIAS 2026

By , Jumat, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Ilustrasi. Pilihan mobil Cina dengan beragam powertrain mulai dari listrik, PHEV, dan bensin. (Wisnu/GridOto.com)

Sekarang kita beralih ke Plug-in Hybrid (PHEV).

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Komponen Ini Jadi Pembeda PHEV dan REEV

Saat ini, teknologi tersebut bisa dibilang sedang naik daun di Indonesia, karena dalam beberapa waktu belakangan banyak pabrikan yang meluncurkan model PHEV di Tanah Air.

Perbedaan dibanding serial hybrid dan paralel hybrid adalah baterainya jauh lebih besar, dan bisa diisi ulang melalui sumber eksternal.

Dalam kondisi baterai penuh, mobil dapat berjalan puluhan hingga lebih dari 100 kilometer hanya menggunakan listrik.

Ketika baterai habis, sistem akan bekerja layaknya hybrid biasa.

Contoh mobil yang menggunakan teknologi ini adalah Chery Tiggo 8 CSH, Chery Tiggo 9 CSH, Jaecoo J7 SHS, BYD M6 DM, Wuling Darion PHEV, Wuling Eksion PHEV, dan Geely Starray EM-i.

Kelebihan dari teknologi ini adalah konsumsi BBM-nya yang bisa sangat irit.

Konsumen juga tidak perlu khawatir mencari SPKLU, karena model ini bisa mengisi BBM layaknya mobil bensin.

iCAR V27 REEV perdana tampil di Indonesia (Radityo Herdianto / GridOto.com)

Selanjutnya, kita bahas soal REEV (Range Extender Electric Vehicle)

Baca Juga: Jaecoo J7 PHEV Disebut Dengan SHS, Teknologi Hybrid Apa Itu?

Teknologi ini bisa dibilang yang paling baru di Indonesia.