GridOto.com – Setelah membuka pre-booking sejak Juni 2026, PT Sokonindo Automobile akhirnya mengungkap kisaran harga DFSK E5 Plus.
SUV PHEV tersebut diperkirakan bakal dijual dengan rentang mulai Rp 500 juta hingga Rp 550 juta.
Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan harga tersebut masih berupa kisaran.
Sementara banderol resmi DFSK E5 Plus akan diumumkan saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
"Harga DFSK E5 Plus berada di kisaran Rp 500 juta hingga Rp 550 juta. Harga resminya nanti akan kami umumkan di GIIAS 2026," ujar Cing Hok Rifin di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Sebelumnya, DFSK telah membuka masa pre-booking E5 Plus sejak 23 Juni hingga 28 Juli 2026.
Menariknya, calon konsumen hanya perlu menyiapkan dana Rp 5.000 untuk melakukan pemesanan.
Selain menjadi salah satu pemilik pertama, konsumen juga berhak memperoleh berbagai keuntungan dengan total nilai hingga Rp 60 juta.
Benefit tersebut meliputi layar hiburan belakang 15,6 inci, gratis servis berkala selama lima tahun atau 100.000 km beserta karpet lantai eksklusif, wall charger 7 kW, hingga perlindungan asuransi senilai Rp 20 juta dari mitra pembiayaan terpilih.
Baca Juga: Ini Alasan DFSK E5 Plus Banyak Diminati Konsumen Milenial
DFSK E5 Plus sendiri merupakan SUV PHEV pertama yang dipasarkan merek asal Tiongkok tersebut di Indonesia.
Mobil ini hadir dengan konfigurasi enam penumpang model captain seat dan mengusung sistem penggerak Smart Power System DE-i yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik.
"DFSK E5 Plus hadir sebagai wujud evolusi produk yang mengedepankan efisiensi, kenyamanan, dan teknologi dalam satu kesatuan. Dengan dukungan Smart Power System DE-i serta baterai PHEV berkapasitas tinggi, model ini menghadirkan efisiensi optimal sekaligus menjaga performa dan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi," kata Cing Hok Rifin.
Secara spesifikasi, DFSK mengklaim E5 Plus mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.400 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Dalam mode listrik murni, SUV ini juga diklaim dapat melaju sejauh 140 kilometer sebelum mesin bensin mengambil alih sebagai sumber tenaga.