"Kondisi interior yang lengkap, mulus, dan orisinal akan menaikkan harga dari E28," jelasnya.
Untuk urusan korosi atau karat, pemilik sebenarnya tidak perlu terlalu panik jika jumlahnya masih dalam batas wajar, karena masalah ini masih bisa ditangani oleh bengkel reparasi bodi khusus.
“Kalaupun ada karat, ya wajar, tapi karatnya jangan yang terlalu banyak,” terang Albert.
Menariknya, suku cadang yang paling menguras kantong dan sulit ditemukan pada E28 bukanlah urusan dapur pacu, melainkan detail-detail kecil eksterior.
“Lampu belakang dengan kondisi bagus, dan karet pada bumper depan belakang,” sambungnya.
Baca Juga: BMW Indonesia Sebut Kenaikan BI Rate Belum Berpengaruh ke Bisnis Mereka
Harganya pun bisa dibilang tidak murah untuk sebuah komponen karet pelindung.
“Kalaupun ada yang jual, harganya mahal, bisa lebih dari Rp 2 juta untuk karet bemper,” terangnya.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari unit E28 yang karet bempernya sudah hilang atau rusak parah. Hal senada juga diamini oleh salah satu pemilik BMW E28, Jendy, yang mengingatkan pentingnya memeriksa bagian karet pelindung air.
"Lis karet bagasi dan karet pintu depan juga sebisa mungkin cari yang utuh," timpal salah satu pengguna BMW E28, Jendy.
Lagi-lagi, kelangkaan barang di pasar lokal menjadi alasan utama mengapa bagian-bagian karet ini harus diperhatikan dengan ekstra.
Kabar baiknya, calon pembeli tidak perlu terlalu cemas mengenai urusan mesin dan sektor kaki-kaki, sebab beberapa toko onderdil masih menyediakan stok komponen tersebut.
Jadi intinya, saat meminang BMW E28 520i adalah ketelitian pada detail bodi, interior, dan karet-karetnya.