Tragedi Maut Pulang Liburan Dari Jogja, Satu Keluarga Asal Lahat Naik Toyota Avanza Tewas di Tol Terpeka

By , Senin, 13 Juli 2026 | 11:30 WIB

Toyota Avanza berisi satu kelurga asal Bandar Jaya, Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan hancur lebur di tol Terpeka saat perjalanan pulang liburan dari Jogja, (11/7/26) (Dok. Polres Tulang Bawang)

GridOto.com - Tragedi maut dialami satu keluarga asal kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Seluruhnya tewas di kabin Toyota Avanza saat perjalanan pulang usai liburan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau Jogja.

Avanza yang mereka naiki hancur lebur di Tol Terbanggi Besar-Simpang Pematang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung.

Tepatnya di KM 187+600/A, wilayah kabupaten Tulang Bawang, Lampung sekitar pukul 15:50 WIB, (11/7/26).

Empat orang dalam rombongan tersebut meninggal dunia, sedangkan seorang penumpang berusia 17 tahun mengalami luka berat.

Korban selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Para korban diketahui sedang dalam perjalanan kembali ke Lahat setelah menghabiskan waktu liburan bersama di Yogyakarta.

"Mereka habis liburan dari Jogja dan mau pulang ke Lahat," ujar Okta, salah seorang rekan korban, (12/7/26) melansir Sripoku.com.

Kecelakaan bermula ketika Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang.

Avanza tersebut melintas di lajur satu Tol Terpeka dikemudikan oleh Raden Muhammad Feriansyah (46).

Baca Juga: Toyota Avanza FWD Mental Tak Keruan, Diseruduk Besi Baja Beroda Seberat Sekitar 30 Ton

Di dalam kabin juga terdapat empat penumpang yang merupakan anggota keluarganya.

Setibanya di KM 187+600 Jalur A, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk.

Mobil kemudian menabrak bagian belakang truk trailer bernomor polisi B 9924 UIY yang melaju di depannya.

Kasatlantas Polres Tulang Bawang, AKP Ayu Tiara Kanchika mengatakan, dugaan tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah saksi.

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan menabrak bagian belakang truk Hino trailer yang berada di depannya," kata Ayu saat dikonfirmasi, (12/7/26) disitat dari Kompas.com.

Benturan keras membuat bagian depan Avanza mengalami kerusakan parah.

Mobil LMPV yang membawa satu keluarga asal Lahat itu hancur lebur setelah menghantam bagian belakang truk.

Petugas Ditlantas Polda Lampung bersama Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tulang Bawang kemudian mendatangi lokasi.

Polisi melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, dan mengamankan Avanza dan truk trailer yang terlibat sebagai barang bukti.

Identitas keempat korban meninggal yaitu:

1. Raden Muhammad Feriansyah (46) selaku pengemudi,
2. Yuniarti Farlina atau Yuniarti (46),
3. Intan (28), dan
4. Kopli Anwar (70).

Baca Juga: Toyota Avanza Berubah Bentuk di Tol Lampung, 3 dari 11 Penumpang Terpaksa Dimakamkan

Para korban merupakan warga Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Raden Muhammad Feriansyah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, tiga penumpang lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit maupun setelah mendapatkan penanganan medis.

Adapun satu-satunya korban yang selamat adalah Azikra (17), anak Yuniarti.

Pelajar kelas XII SMA Negeri 2 Lahat itu mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit YMC Lampung Tengah.

Jenazah keempat korban kemudian dipulangkan ke Kabupaten Lahat. Mereka tiba secara bertahap di rumah duka pada Minggu pagi.

Berdasar pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan adanya persoalan pada kondisi jalan maupun cuaca ketika kecelakaan terjadi.

Jalan tol di lokasi kejadian dalam kondisi lurus dengan permukaan beton bergaris atau grooving.

Cuaca saat itu juga dilaporkan cerah, sementara arus lalu lintas relatif normal.

Karena itu, penyelidikan awal mengarah pada dugaan kelalaian pengemudi yang kehilangan konsentrasi saat mengemudikan Avanza.

Baca Juga: Tertidur Saat Mengemudi, Toyota Avanza Isi 9 Orang Hancur Tewaskan 2 Anggota Keluarga di Tol Permai

"Tidak ditemukan indikasi faktor cuaca maupun kondisi jalan sebagai penyebab utama. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu faktor human error karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk," ujar Ayu.

Truk trailer yang ditabrak dikemudikan oleh Erwan (36), warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Saat kecelakaan terjadi, truk tersebut disebut berada di jalurnya.

Pengemudi truk tidak mengalami luka. Namun, bagian belakang truk mengalami kerusakan akibat benturan dari Avanza.

Sementara itu, kerusakan paling parah terjadi pada bagian depan mobil keluarga korban.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp 20 juta.