GridOto.com - Sebuah Daihatsu Taruna kandas tak bersisa usai dikepung api luar dalam.
Peristiwa ini diketahui terjadi di luar area SPBU Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (11/7/2026) siang akhirnya rampung.
Butuh waktu hingga hitungan jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk bisa menjinakkan amukan si jago merah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, menyebutkan bahwa pihaknya langsung meluncurkan sejumlah personel terlatih dan satu armada truk pemadam tak lama setelah menerima laporan darurat dari warga setempat.
"Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan lokalisir area dan melaksanakan manuver pemadaman total. Karena material di dalam kabin mobil mudah terbakar, proses pemadaman hingga pembasahan memakan waktu sekitar 2 jam. Api baru padam total pada pukul 15.20 WIB," kata Imam Ashari melansir Tribunjatim, Sabtu (11/7/2026).
Imam menambahkan, meski tak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material yang diderita pemilik kendaraan tergolong besar lantaran kondisi mobil yang hangus.
"Mobil hangus total. Akibat kejadian ini, pemilik mobil menderita kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 80 juta," jelasnya.
Terkait pemicu utama terjadinya ledakan di awal insiden, pihak Damkarmat belum bisa berspekulasi lebih jauh.
Baca Juga: Rayap Besi Beraksi, Mobil-mobil Terbakar di Dekat Markas Brimob Kwitang Dipreteli Penjarah
Faktor teknis kelistrikan maupun malfungsi tangki pasca-pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) masih harus dibuktikan secara ilmiah.
"Penyebab pasti kebakaran mobil tersebut belum diketahui secara pasti. Saat ini, penanganan lanjutan dan proses penyelidikan mendalam sudah diserahkan kepada pihak kepolisian," urai Imam.
Sebelumnya, mobil yang mengangkut satu keluarga asal Desa Sukomoro ini tiba-tiba mengeluarkan suara ledakan keras tepat setelah bergeser keluar dari batas halaman SPBU Sukomoro usai mengisi Pertalite sekitar pukul 13.30 WIB.
Warga yang berada di lokasi kejadian langsung bertindak heroik saling bahu-membahu mengevakuasi tiga orang penumpang dari dalam kabin sebelum kobaran api mengurung kendaraan secara utuh.
Dua dari tiga penumpang dilaporkan menderita luka bakar cukup serius akibat insiden kebakaran mobil tersebut.
Ketiga orang yang berada di dalam kabin mobil nahas tersebut ternyata merupakan satu ikatan keluarga yang terdiri dari kakek, anak, dan cucu asal Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Dasbor Calya Biang Panas, 18 Mobil Terbakar di Parkiran Mulai Avanza, Alphard Sampai CX-7
Salah satu korban selamat, Muhammad Alfian (20), menceritakan detik-detik saat si jago merah tiba-tiba mengepung mobil yang ditumpanginya. Saat itu, ia sedang bepergian bersama ayah dan keponakannya.
Salah satu korban selamat, Muhammad Alfian (20), menceritakan detik-detik saat si jago merah tiba-tiba mengepung mobil yang ditumpanginya. Saat itu, ia sedang bepergian bersama ayah dan keponakannya.
"Total di dalam mobil ada tiga orang. Saya, ayah saya yang bernama Pak Imam, dan satu lagi keponakan laki-laki saya," tutur Alfian saat memberikan kesaksian dari tempat perawatan medis, Sabtu (11/7/2026).