Ferrari Rilis Mobil V12 Transmisi Manual Pertama Usai Absen Lama, Cuma 1.499 Unit di Dunia

By , Senin, 06 Juli 2026 | 20:30 WIB

Ferrari 12Cilindri Manuale (Kai Grossmann)

Mode otomatis ini wajib digunakan jika ingin merasakan performa maksimalnya, yaitu akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,9 detik dan kecepatan maksimal di atas 340 km/jam.

Transmisi manual pada Ferrari 12Cilindri Manuale (Paultan.org)

Untuk masuk ke mode manual, pengemudi hanya perlu menginjak pedal kopling.

Seketika, lampu indikator pola gigi "H" di kenop tuas akan berubah dari putih menjadi jingga.

Sistem ini sangat sensitif dan akurat; pengemudi bisa melakukan teknik heel-and-toe, melepas kopling mendadak (clutch dump), bahkan mobil bisa mogok (stall) jika kopling dilepas secara kasar saat mulai berjalan.

Sistem gabungan matik-manual seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Koenigsegg sudah mengawalinya lewat model CC850 pada tahun 2022.

Baca Juga: Bukan Hanya Soal Tenaga, Ferrari Amalfi Juga Debutkan Oli Mesin Baru

Ferrari 12Cilindri Manuale (Kai Grossmann)

Namun bedanya, Ferrari 12Cilindri Manuale ini tidak memiliki paddle shift di setir.

Jadi, satu-satunya cara mengoper gigi sendiri adalah lewat tuas manual di tengah.

Secara teknis berkendara (sasis, kemudi roda belakang, dan fitur elektronik lainnya seperti SSC 8.0), mobil ini sama dengan versi standar.

Namun, penampilannya dibuat berbeda karena setiap unit digarap langsung oleh divisi kustomisasi Ferrari Tailor Made.

Ciri khas model Manuale meliputi logo kuda jingkrak perak di samping yang diukir dengan laser, pelek tempa eksklusif palang lima, dan garis grafis halus pada bagian depan yang terinspirasi dari Ferrari klasik 365 GTB/4 "Daytona".