Merinding, Ratusan Motor, Mobil Sampai Bus di Kolong Flyover Tanjung Barat Ternyata Barbuk Kasus Ini

By , Jumat, 05 Juni 2026 | 16:30 WIB

Pemandangan kuburan mobil, motor sampai bus dari berbagai kasus di kolong flyover Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Lidia Pratama Febrian/Kompas.com)

"Ada juga sebagian kendaraan dinas (kepolisian) roda dua maupun roda empat yang sudah tidak layak jalan dan tidak ada perawatan lagi, sehingga ditaruh di situ," ujar dia.

Mujiyanto mengaku tidak mengetahui sejak kapan kendaraan-kendaraan tersebut mulai menumpuk di bawah flyover.

Pasalnya, ia baru bertugas di Polres Metro Jakarta Selatan kurang dari satu tahun.

"Saya sendiri di sini belum sampai satu tahun. Saat saya bertugas di sini, kendaraan-kendaraan itu memang sudah ada. Jadi kemungkinan kendaraan yang sudah lama itu ada sejak sebelum saya menjabat," bebernya.

Ia menjelaskan, tidak semua kendaraan yang berada di lokasi tersebut berasal dari wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam beberapa kondisi, kendaraan dari wilayah lain juga sempat dititipkan sementara sebelum dipindahkan atau diambil kembali.

"Kadang-kadang ada kendaraan dari Depok yang dititipkan di situ, lalu nanti diambil lagi. Karena lokasinya berada di bawah jalan tol, kadang dimanfaatkan juga untuk penitipan sementara kendaraan yang terkait suatu kejadian," ujar Mujiyanto.

Baca Juga: Ambil Mobil atau Motor Bekas Kecelakaan Perlu Siapkan Uang? Polisi Beri Penjelasan Begini

Salah satu mobil patroli Sat Sabhara yang remuk dari kasus kecelakaan teronggok di kolong flyover Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Lidia Pratama Febrian/Kompas.com)

Meski demikian, ia menegaskan kendaraan hasil razia atau penindakan umumnya tidak disimpan lama di lokasi tersebut.

Kendaraan akan dikembalikan kepada pemilik setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

"Kalau hasil razia biasanya hanya sementara. Kalau pemilik datang dan melengkapi persyaratan, kendaraannya akan dikembalikan," terangnya.

Mobil-mobil dari kasus kecelakaan dan lainnya yang teronggok di kolong flyover Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Lidia Pratama Febrian/Kompas.com)