Akar Masalah 11 Debt Collector Bacok Dua Anggota Brimob Banten, Urusan Kredit Daihatsu Xenia

By , Jumat, 05 Juni 2026 | 16:10 WIB

Ilustrasi dua anggota Brimob Polda Banten dikeroyok dan dibacok kapak oleh 11 debt collector karena penarikan Daihatsu Xenia (Gemini AI)

Hingga kini, dua anggota Brimob tersebut masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang diderita.

Akibatnya, dua anggota Satuan Brimob Polda Banten, Bripda MFD dan Bripda AY mengalami luka-luka.

Dian mengungkapkan pelaku menggunakan aplikasi milik PT PP untuk mendeteksi kendaraan yang menunggak pembayaran.

Kemudian, pelaku menghentikan mobil korban di jalan dan meminta sejumlah uang kepada kreditur.

"Apabila pemegang kendaraan memberikan sejumlah uang, kendaraan akan dilepas kembali," kata Dian.

Jika tidak memberikan uang, lanjut Dian, kendaraan tersebut akan diambil oleh para penagih utang.

"Untuk kendaraan yang berhasil dikuasai, ada yang diperjualbelikan sendiri oleh para matel dan tidak disetorkan kepada leasing yang memberikan tugas, melainkan digunakan untuk operasional," ungkap Dia.

Sebagai barang bukti, dua unit Toyota Fortuner milik leasing yang tidak diserahkan namun digunakan untuk operasional dengan menggunakan sejumlah pelat nomor palsu diamankan.

Baca Juga: Debt Collector Cari Masalah, Hendak Rampas Paksa Lexus RX 350 Beli Cash Warga Surabaya

"Kami mengimbau agar tidak ada lagi kegiatan premanisme dengan cara-cara merampas kendaraan di jalan, khususnya di wilayah hukum Polda Banten," tandas dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan Kapolda Banten telah memerintahkan penanganan tegas terhadap para pelaku.

Polda Banten juga menegaskan tidak akan menoleransi aksi premanisme, penganiayaan, maupun penarikan paksa kendaraan di wilayah hukumnya.

"Kapolda Banten menyatakan tidak boleh ada perilaku premanisme di wilayah hukum Polda Banten," tutur Maruli, (3/6/26) disitat dari Kompas.com.