Hebohkan Dunia, China Bikin Jalan Tol 157 Km Andalkan AI dan Robot

By , Jumat, 29 Mei 2026 | 22:31 WIB

Ilustrasi jalan tol (Iday/GridOto)

Alat tersebut mampu menghampar aspal hingga selebar 19,25 meter hanya dalam satu kali lintasan, yang disebut sebagai pencapaian pertama di dunia.

Dengan metode tersebut, jumlah sambungan aspal dapat diminimalkan sehingga permukaan jalan menjadi lebih rata dan kekuatan struktur jalan meningkat.

Setiap alat berat otonom yang digunakan juga dilengkapi sejumlah fitur keselamatan modern, mulai dari pagar elektronik, sistem penghentian darurat, hingga sensor pendeteksi hambatan secara real-time.

Teknologi ini memungkinkan alat berat merespons kondisi lapangan secara otomatis ketika menemukan rintangan atau perubahan situasi kerja.

Selain itu, sistem otomatis tersebut mampu melakukan pemadatan di bagian tepi jalan dengan tingkat akurasi tinggi tanpa memerlukan alat tambahan.

Baca Juga: Sering Dikeluhkan Keras dan Berisik, Ini Alasan Jalan Tol Kini Banyak Dibeton

Teknologi pelacakan otomatis bahkan diklaim berhasil menghilangkan kesalahan pemangkasan tepi jalan.

Penerapan teknologi tanpa awak ini juga mengurangi kebutuhan pekerja berada langsung di area konstruksi yang memiliki risiko tinggi.

Selain meningkatkan aspek keselamatan kerja, penggunaan sistem otomatis dinilai mampu menekan biaya tenaga kerja sekaligus mempercepat proses pembangunan jalan.

Keberhasilan proyek tersebut disebut menjadi gambaran masa depan industri konstruksi infrastruktur yang semakin mengandalkan teknologi AI dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas pembangunan jalan.