Ferrari Siap Beri Kejutan, Siapkan Senjata Listrik Bernama Luce

By , Senin, 25 Mei 2026 | 17:45 WIB

Feerari Luce EV (Carscoops)

Kehadirannya dianggap menjadi bagian penting dalam transformasi Ferrari menuju era kendaraan listrik.

Setahun kemudian, tepatnya pada Juni 2022, Vigna memperkenalkan rencana bisnis jangka menengah Ferrari.

Saat itu perusahaan menargetkan mobil listrik dapat menyumbang 40 persen dari total lini produknya pada 2030.

Target tersebut muncul setelah Uni Eropa mengeluarkan kebijakan yang secara efektif akan melarang penjualan mobil baru berbahan bakar bensin mulai 2035.

Ferrari juga menargetkan mobil listrik pertamanya meluncur pada 2025.

Baca Juga: Ferrari 296 Speciale, Arah Baru Performa Tinggi yang Lebih Stabil

Pada Juni 2024, Reuters melaporkan bahwa mobil listrik pertama Ferrari diperkirakan akan dibanderol dengan harga lebih dari 500.000 euro.

Di tahun yang sama, Ferrari juga meresmikan fasilitas baru bernama e-building di kompleks pabriknya di Maranello, Italia.

Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi mobil listrik, komponen kendaraan listrik, model hybrid, hingga beberapa mobil bermesin pembakaran konvensional.

Memasuki Mei 2025, Ferrari mengumumkan peluncuran mobil listrik pertamanya akan dilakukan melalui tiga tahap, dengan peluncuran global dijadwalkan berlangsung pada musim semi 2026. Pengiriman kepada pelanggan ditargetkan dimulai pada Oktober 2026.

Namun, langkah Ferrari menuju elektrifikasi tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Pada Juni 2025, Reuters melaporkan perusahaan menunda rencana peluncuran mobil listrik keduanya yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada 2026 menjadi setidaknya 2028.

Penundaan itu dilakukan karena permintaan mobil listrik berperforma tinggi dinilai belum cukup kuat.