Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi mobil listrik, komponen kendaraan listrik, model hybrid, hingga beberapa mobil bermesin pembakaran konvensional.
Memasuki Mei 2025, Ferrari mengumumkan peluncuran mobil listrik pertamanya akan dilakukan melalui tiga tahap, dengan peluncuran global dijadwalkan berlangsung pada musim semi 2026. Pengiriman kepada pelanggan ditargetkan dimulai pada Oktober 2026.
Namun, langkah Ferrari menuju elektrifikasi tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Pada Juni 2025, Reuters melaporkan perusahaan menunda rencana peluncuran mobil listrik keduanya yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada 2026 menjadi setidaknya 2028.
Penundaan itu dilakukan karena permintaan mobil listrik berperforma tinggi dinilai belum cukup kuat.
Beberapa bulan kemudian, Ferrari memperkenalkan teknologi yang akan digunakan pada mobil listrik pertamanya.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, Pedagang Mobil Bekas Longgar Uang Bisa Ikut Lelang Ferrari Sitaan Kejagung
Mobil empat pintu dengan kapasitas empat penumpang tersebut akan dibekali sistem suara khusus yang dirancang untuk memperkuat getaran dari sistem penggeraknya agar tetap menghadirkan sensasi suara khas Ferrari dalam versi listrik.
Pada saat yang sama, Ferrari juga merevisi target komposisi produknya untuk 2030.
Jika sebelumnya perusahaan menargetkan 40 persen mobil listrik, 40 persen hybrid, dan 20 persen kendaraan bermesin konvensional, kini komposisinya diubah menjadi 20 persen mobil listrik, 40 persen hybrid, dan 40 persen kendaraan bermesin pembakaran internal.
Puncaknya terjadi pada Februari 2026 ketika Ferrari merilis teaser mobil listrik pertamanya dan mengungkap nama Luce, yang berarti "cahaya" dalam bahasa Italia.
Proyek ini juga melibatkan Jony Ive, desainer yang dikenal sebagai mantan sosok penting di Apple sekaligus pendiri LoveFrom.
CEO Ferrari Benedetto Vigna mengatakan pemesanan awal atau pre-order untuk Luce akan dibuka pada Maret setelah perusahaan menerima respons yang disebutnya sangat positif dari para pelanggan.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR