Laporan Utama: Krisis BBM, Langkah Atasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga

By Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:00 WIB

Antrean pengisian BBM di SPBU Pertamina di Bekasi pada 31 Maret 2026 (Dwi Wahyu R./GridOto.com)

Strategi Menghadapi Tekanan Krisis BBM.

Dalam menghadapi risiko krisis energi dunia, pemerintah Indonesia berencana menerapkan berbagai kebijakan, seperti pemberlakuan WFH (Work From Home).

Baca Juga: Strategi Nasional Jaga Ketahanan Energi dan Hemat BBM, Masyarakat Tenang

Menteri Koordinator (Menko) Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan kerja dari rumah atau WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta akan ditetapkan pada Maret 2026.

"Akan ditetapkan bulan ini," kata Airlangga.

Berikutnya pemerintah akan mempercepat transisi ke energi terbarukan dan meningkatkan campuran bahan bakar nabati biodiesel atau bioethanol untuk kurangi impor.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan langkah konkret untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam melalui peningkatan nilai tambah di dalam negeri serta pengurangan ketergantungan pada impor energi. (Naufal)

Beralih ke Mobil Listrik?

Krisis minyak pasca meletusnya perang di Timur Tengah, berdampak kepada penjualan mobil listrik?

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengatakan hal itu berpotensi mendorong warga untuk pindah.

Dr. Riyanto, dari LPEM FEB UI berpendapat meski menjadi pendorong, namun penambahannya tidak terlalu signifikan.

"Pembeli mobil listrik itu bukan golongan menengah ke bawah," jelasnya.

ilustrasi mobil listrik sedang mengisi daya di SPKLU (Rayhan Haikal/GridOto.com)