Sementara itu, orang tua dari salah satu korban, Tukijo, menceritakan aksi bega tersebut diawali saat anaknya yang berinisial AJK dituduh secara sepihak telah memukuli adik pelaku.
"Katanya anak saya dituduh menganiaya adik pelaku. Anak saya sama temannya kemudian dibawa ke balai desa dan disuruh lari muter lapangan," ujarnya mengenang kembali peristiwa tersebut.
Tukijo melanjutkan, saat anak-anak dan rekannya lengah karena sedang berlari, kedua pelaku justru langsung membawa kabur Honda BeAT dan handphone milik korban.
Anak-anak sempat berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar ketika menyadari barang-barangnya dibawa lari.
"Saat pelaku membawa kabur motor dan handphone, anak-anak sempat teriak minta tolong," beber Tukijo.
Usai kejadian menegangkan itu, korban langsung menghubungi pihak keluarga dan dijemput di lokasi kejadian.
Baca Juga: Empat Begal Motor Biang Onar di Depok Terborgol, Ancam Korban Ngaku-ngaku Debt Collector Leasing
Tukijo mengaku sangat bersyukur karena aparat kepolisian bergerak sangat cepat hingga berhasil menangkap para pelaku sekaligus menyelamatkan kendaraan milik anaknya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah dengan cepat menangkap pelaku dan motor saya bisa kembali,” ucap Tukijo mengapresiasi kinerja kepolisian.