GridOto.com - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi murka dengan rest area KM 57 tol Jakarta-Cikampek.
Dudy mengancam akan menutup permanen rest area tersebut.
"Saya kemarin bilang, kalau tidak dilakukan perbaikan, tutup saja. Karena ini sangat mengganggu, jangan sampai jalan tol jadi bottleneck," kata Dudy di Jakarta, (9/4/26).
Lonjakan kendaraan membuat kapasitas rest area tidak memadai.
Antrean panjang terjadi hingga ke badan jalan tol.
Dudy menilai potensi kepadatan sudah ada sejak lama. Volume kendaraan yang tinggi memperparah kondisi.
"Kalau boleh jujur, KM 57 ini punya potensi menyebabkan kepadatan. Ketika flow kendaraan sangat besar, yang depan belum keluar, yang belakang sudah menyusul, akhirnya terjadi penumpukan," jelasnya.
Kepadatan terjadi pada puncak arus mudik. Antrean berlangsung dari tengah malam hingga pagi.
"Terjadi kepadatan dari sekitar pukul 00.00 sampai 06.00 atau 07.00 pagi, karena arus sangat tinggi dan rest area tidak mampu menampung jumlah pemudik," ujar Dudy.
Pemerintah mendorong perbaikan bersama pengelola jalan tol dan kementerian terkait.
Fokus diarahkan pada akses masuk, pengaturan arus di dalam area, dan penambahan kapasitas.