Lansia Tutup Sebagian Jalan Perumahan Sidokare Sidoarjo, Ngaku Konsultasi ke Pengacara Diperbolehkan

By , Selasa, 07 April 2026 | 12:30 WIB

Lansia bernama Mashuda yang menutup sebagian jalan perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo, Jawa Timur hingga menimbulkan konflik warga (Jack Robby Damarjati/Kompas.com)

Mashuda mengaku keberatan atas penyebaran video tersebut dan berencana menempuh jalur hukum terhadap pihak yang diduga merekam dan mengunggah kejadian itu.

"Saya jelas melakukan tempuh hukum. Saya nanti ke Polresta, mau ketemu sama Kanit Reskrim bagian IT untuk menindaklanjuti kronologi fakta yang sudah diambil kepada saya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua RT 53, Abdul Rofik, mengonfirmasi peristiwa dalam rekaman video tersebut terjadi secara spontan saat salah satu warganya tidak bisa melintas.

Ia menyebut ketegangan muncul karena akses jalan tertutup sepenuhnya sehingga mobil tidak dapat lewat.

"Benar memang kejadian tersebut yang lagi viral. Kejadian itu memang spontan ya, jadi salah satu warga yang hendak mau keluar, jadi melewati gang tersebut dan mengalami kejadian tersebut dan langsung merekamnya," ujar Abdul Rofik.

Berdasarkan keterangan warga setempat, aksi penutupan jalan ini bukan pertama kalinya terjadi.

Namun, dalam insiden terakhir, penutupan dilakukan secara total hingga menutup seluruh badan jalan dan memicu kemarahan warga yang melintas.

"Sebenarnya kalau menurut keterangan dari warga tersebut, itu sudah sering. Tapi waktu itu memang keterlaluan, maksudnya tutupnya itu penuh gitu lho. Jadi enggak bisa lewat dan akhirnya terjadi percekcokan, terus secara spontan warga tersebut mengambil video," tutur Rofik.

Baca Juga: Nekat Parkir Mobil di Jalan Perumahan, Bisa Dipenjara 18 Bulan atau Denda Rp 1,5 Miliar

Mediasi dan pernyataan permintaan maaf lansia Mashuda yang sempat menutup sebagian jalan umum perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo, Jawa Timur (IG/@info_surabaya)

Pihak pengurus lingkungan bergerak cepat untuk meredam konflik agar tidak berkepanjangan.

Abdul Rofik menyatakan langkah mediasi telah dilakukan pada tingkat lingkungan untuk mencari titik temu antar-pihak yang bertikai.

"Sudah, tadi malam sudah ada mediasi dan rencananya besok sudah diselesaikan sama pihak kelurahan," pungkasnya.