Harga tersebut bisa dibilang worth it jika dibandingkan biaya pengembangan yang mencapai sekitar 1.700.000 Baht atau sekitar Rp 888 jutaan per unit.
Sebagai informasi, Isuzu pada dasarnya mensubsidi kendaraan ini untuk menarik peserta ke seri balap satu merek (one-make series) yang baru mereka buat.
Kalender balap 2026 akan mencakup tiga event pada bulan Juni, Agustus, dan Oktober di Negeri Gajah Putih.
Namun ada satu catatan truk balap ini tidak legal untuk jalan raya, sehingga harus diangkut ke sirkuit menggunakan trailer atau ditowing.