Baterai Dibekukan sampai Minus 40 Derajat, Changan Klaim Tetap Stabil Tanpa Drama

By , Rabu, 18 Februari 2026 | 20:00 WIB

Changan Automobile resmi mengumumkan strategi global baterai sodium-ion dalam acara bertajuk Changan SDA Intelligence Update & Global Launch of Sodium-Ion Battery Strategy. (Istimewa)

Mulai dari penghancuran multi-sumbu, penetrasi bor, hingga pemotongan penuh dilakukan ke baterai. Hasilnya? Tidak muncul asap, api, maupun ledakan.

Klaimnya, ini membuktikan stabilitas intrinsik baterai sodium-ion yang mereka kembangkan.

pabrikan asal China ini langsung tancap gas dengan membuka Global Testing Season 2026. (Istimewa)

SDA Intelligence, Bukan Sekadar ADAS Biasa

Di kesempatan yang sama, Changan juga memamerkan pengembangan terbaru dari SDA Intelligence, sistem keselamatan berbasis AI yang diklaim mampu bergerak dari sekadar keselamatan pasif menjadi stabilisasi kendaraan secara proaktif.

Beberapa model ikut dijadikan bahan uji, termasuk AVATR 12 dan Changan Nevo Q05.
AVATR 12 misalnya, diuji melakukan manuver pindah jalur darurat di permukaan es setelah ban dibuat meledak.

Sistem penggerak listrik terdistribusi menjaga mobil tetap stabil tanpa kehilangan arah.

pabrikan asal China ini langsung tancap gas dengan membuka Global Testing Season 2026. (Istimewa)

Sementara Nevo Q05 menjalani pengujian Adaptive Cruise Control (ACC) di permukaan licin. Sistem mampu mendeteksi hambatan dan melakukan pengereman darurat secara terkendali.

Baca Juga: Modifikasi Changan Lumin Tampil Nyentrik di IIMS 2026, Bikin Pengunjung Melongo

Pengujian ini dilakukan di jalan alami bersuhu ekstrem, bukan sekadar simulasi laboratorium.

Modal Rp 6,7 Triliun Buat Jalur Uji

Di balik klaim keamanan tersebut, Changan mengandalkan fasilitas uji sendiri yang tidak main-main.