Helm serta barang bawaan masih tampak tergantung di beberapa motor yang selamat dari kebakaran.
Salah seorang penjaga penitipan motor, Wahyu, mengatakan saat kejadian dirinya tengah bertugas bersama dua orang rekannya.
Ia menyebut api berasal dari salah satu motor yang mengalami korsleting sebelum akhirnya merambat ke kendaraan lain.
"Dari salah satu motor itu korslet yang di sini (dekat jendela) terus nyebar," terang Wahyu saat ditemui di lokasi, (19/1/26).
Wahyu menuturkan, awalnya Ia mengira asap yang muncul berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Namun, dugaannya keliru. Asap semakin tebal dan cepat memenuhi area penitipan motor.
"Awalnya saya lagi rapihin motor terus lihat ada asap dari bawah, kirain ada yang bakar sampah, pas mau lihat ke bawah (tempat kebakaran) udah enggak bisa masuk udah penuh asap," ucapnya.
Baca Juga: Konsumen Bisa Tunjukan Ini, Pengelola Wajib Tanggung Jawab Jika Helm Hilang di Parkiran
Wahyu mengaku sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, kondisi di dalam bangunan yang sudah dipenuhi asap tebal membuat upaya tersebut tidak bisa dilakukan.
"Tadinya udah pegang APAR. Karena enggak bisa masuk jadi nunggu damkar tuh, hubungin damkar," ujarnya.
Terkait motor-motor yang terbakar serta kemungkinan ganti rugi, Wahyu menyebut hal tersebut akan dibicarakan langsung antara pemilik motor dan pengelola penitipan.
"Kayaknya itu nanti yang pemilik juga ngobrol sama bos yang punya ini," ujarnya.