"Yang penting syaratnya terpenuhi, asal tertutup dan aman," jelas dia.
Kholilur menambahkan, pemilihan jenis armada pengangkut MBG sepenuhnya menjadi kebijakan masing-masing dapur SPPG.
Selama mobil tersebut layak, higienis, dan mampu menjaga kualitas makanan hingga sampai ke siswa, maka penggunaannya diperbolehkan.
"Spesifikasi mobil yang dipakai itu kebijakan dapur masing-masing, tidak ada larangan soal jenis mobilnya," ucap dia.
Kholilur berharap, polemik ini tidak mengaburkan tujuan utama program MBG, yakni memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin.
"Kami tetap fokus pada tujuan program, bagaimana makanan sampai ke siswa dengan aman dan tepat waktu," tutur dia.