Gentle Ganti Rugi, SPBU Bacin Kudus Akui Temukan Pertalite Tercampur Air

By , Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00 WIB

Petugas Dinas Perdagangan Kudus menunjukan BBM Pertalite yang tercampur air dari sampel yang diambil dari SPBU 43.593.18 Bacin, di jalan lingkar utara, kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Rifqi Gozali/TribunJateng.com)

"Memang tercampurnya di sini karena tutup tangkinya kurang rapat, dan saat hujan deras kemasukan air," kata Agus saat ditemui di SPBU.

Agus menegaskan, pengiriman Pertalite ke SPBU beberapa hari sebelumnya berada dalam kondisi normal dan tidak tercampur air.

Baca Juga: Heboh di Sosmed Pertamax Campur Air di SPBU Losari, Usai Dicek Hasilnya Begini

Setelah menerima keluhan, pengelola SPBU langsung menghentikan penjualan Pertalite untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Saat kejadian, tercatat sudah ada 10 konsumen yang sempat membeli Pertalite.

"Saat itu sudah ada 10 pembeli, kami tanggung jawab atas pembeli tersebut termasuk ganti rugi," tegas Agus.

Agus menyebutkan, sisa Pertalite di dalam tangki SPBU sekitar 3.000 liter dari total kapasitas 20.000 liter.

Ia kembali memastikan kontaminasi air hanya terjadi pada bahan bakar jenis Pertalite.

Menurut Agus, produk bahan bakar lain seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex dipastikan dalam kondisi aman dan tidak tercampur air.

Pengelola SPBU akan menguras tangki Pertalite dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait kelanjutan operasional penjualan Pertalite.

Baca Juga: Musuh Dalam Selimut, Kasus Pertalite Tercampur Air di SPBU Trucuk Klaten Disengaja Tiga Orang Ini

Pengawas Perdagangan dari Dinas Perdagangan Kudus, Atok Darmo Broto, mengatakan pihaknya datang ke SPBU setelah menerima laporan konsumen.

Setelah dilakukan pengecekan, pengelola SPBU mengakui adanya kontaminasi tersebut.