Loncatan teknologi mulai terasa saat Honda merilis Astrea Prima.
Motor ini dibekali mesin 95 cc yang lebih bertenaga dan transmisi empat percepatan agar performanya lebih mantap.
Prima juga menjadi tonggak sejarah karena merupakan tipe pertama yang menggunakan suspensi depan teleskopik.
Kesuksesan ini diteruskan oleh Astrea Grand yang sangat melegenda.
Desainnya jauh lebih muda karena sudah meninggalkan ciri khas "jepitan buku" di atas spakbor depan, sehingga tampilannya terlihat lebih bersih dan tidak kuno.
Garap Dua Segmen
Memasuki era akhir 90-an, Honda melakukan strategi unik dengan memecah segmen Astrea.
Di satu sisi, mereka meluncurkan Astrea Supra pada tahun 1997 dengan desain bodi yang lebih besar dan aerodinamis.
Di sisi lain, mereka menghadirkan Astrea Impressa bagi konsumen yang belum bisa "move on" dari desain kotak khas Grand.
Strategi ini berlanjut hingga tahun 2001 dengan munculnya Astrea Supra X yang sudah menggunakan rem cakram depan, serta varian Supra V dan XX yang memiliki kopling manual.