Ia menjelaskan, sejumlah pabrikan dalam negeri telah meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), meskipun beberapa bagian utama masih diimpor.
"Kalau di kita, ada model dengan TKDN tinggi, walaupun part utama masih dari China, ada dari beberapa perusahaan besar PMDN," papar Budi.
"Kayak United itu bisa sampai 60 persen (TKDN), dia sudah bikin sendiri, tapi part utama masih datang dari China. Jadi dia sebagai yang packing gitu," terangnya.
Baca Juga: Sudah Ketebak, Kendaraan Ini Akan Jadi Basis Proyek Mobil Nasional Indonesia
Meski begitu, belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk proyek, model pengembangan, maupun skema produksi calon mobildan motor nasional ini.
Apakah akan dilakukan secara mandiri atau melalui kolaborasi dengan pabrikan yang sudah beroperasi di Indonesia.