Menantang, Bukit dan Jurang Jadi Rute Ekstrem Calon Jalan Tol Terpanjang di Indonesia Ini

By , Senin, 10 November 2025 | 11:20 WIB

Rencana pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) (Dok. Kementerian PUPR)

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jembatan tidak hanya menghubungkan wilayah secara fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

"Dengan konektivitas yang lebih baik, distribusi logistik menjadi lebih cepat, biaya transportasi menurun, dan daya saing daerah meningkat," ujar Dody, (4/11/25) mengutip Kompas.com.

Baca Juga: Tol Getaci Paksa Warga Garut Jadi Miliarder, Seorang Dapat Rp 16,9 Miliar

Tol Getaci adalah solusi langsung untuk memutus rantai konektivitas rendah ini, menjanjikan perubahan drastis ekonomi wilayah Jabar Selatan.

Untuk menaklukkan kontur ekstrem, Tol Getaci mengadopsi desain konstruksi hybrid yang kompleks dan berbiaya tinggi, menggabungkan tiga struktur rekayasa teknik:

1. Struktur Desain: At Grade (Permukaan Datar)

- Panjang Ruas: 175,27 km
- Fungsi Rekayasa Teknis: Ruas di atas permukaan tanah datar, menggunakan konstruksi standar.

2. Elevated (Tol Layang): 22,26 km

Tol layang dibangun melintasi topografi lembah, sungai, dan daerah padat penduduk, meminimalisasi pembebasan lahan di area sulit.

3. Tunnel (Terowongan)

Diperkirakan akan menggunakan desain terowongan kembar, serupa dengan yang digunakan di Tol Cisumdawu, untuk menembus bukit/pegunungan yang rawan pergerakan tanah.

Proporsi jalan layang dan terowongan yang signifikan ini adalah bukti bahwa proyek ini mengutamakan keamanan dan kelestarian lingkungan di atas efisiensi biaya konstruksi.

Ruas layang yang panjang juga meminimalkan dampak sosial di area padat penduduk.