Ya, pada 4 Februari 2025 lalu, kecelakaan tragis terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 arah Ciawi Bogor sekira pukul 23.30 Wib.
Baca Juga: Gerbang Tol Ciawi Ringsek, Polisi Pakai Jurus TAA Ungkap Penyebab Truk Galon Nyelonong
Akibat mengalami rem blong, truk pengangkut air mineral itu pun menabrak banyak kendaraan.
Imbasnya adalah ada delapan orang yang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka.
Atas insiden memilukan itu, Polresta Bogor Kota pun menetapkan sopir truk pengangkut air mineral itu yakni Bendi Wijaya sebagai tersangka.
Dalam konferensi pers 11 hari setelah kecelakaan, Bendi mengurai permintaan maafnya ke keluarga korban.
“Saya minta maaf kepada semua keluarga korban atas kelalaian yang saya lakukan,” ujar Bendi Wijaya di Mako Polresta Bogor Kota, Sabtu (15/2/2025).
Terkait dengan penyebab kecelakaan, Bendi mengaku bahwa ia sempat melajukan truknya dengan kecepatan tinggi yakni 100 kilometer per jam.
Sedangkan kala itu rem truknya tidak berfungsi.
"(Saat kecelakaan) Gak berfungsi remnya dari atas. Persneling pun posisinya sudah gak bisa. Posisi anginnya habis,” kata Bendi.