GridOto.com - Beberapa desa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur beberapa waktu lalu viral diperbincangkan.
Pasalnya seluruh warga kampung tersebut kompak membeli mobil secara bersamaan pada Februari 2021.
Hal tersebut karena warga desa mendapat kucuran dana segar yang melimpah dari PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PT PRPP) yang membeli tanah mereka.
Nominal yang diterima warga tak main-main jumlahnya hingga miliaran.
Namun belum genap setahun, para warga dikabarkan melakukan unjuk rasa di ring perusahaan kilang minyak Grass Root Refinery.
Beberapa warga mengaku menyesal menjual lahan ke perusahaan patungan Pertamina dengan Rosneft tersebut.
Kabar tersebut membuat beberapa Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Jenu, Tuban angkat bicara.
Melansir Surya.co.id, Kades Wadung, Sasmimto membenarkan bahwa banyak yang mengeluh khususnya yang sebelumnya bekerja sebagai petani.
"Warga kami yang terdampak ada 151 kartu keluarga (KK), namun yang punya lahan sekitar 20 persenan, sisanya bangunan rumah sudah direlokasi," katanya.
Saat ini tidak ada lagi lahan yang digarap karena sudah menjadi milik Pertamina setelah adanya pembebasan.
Mengenai pekerjaan dari Pertamina juga belum banyak lowongan, namun ia meyakini jika proyek sudah jalan akan banyak serapan tenaga kerja.
"Memang keluhan datang dari buruh tani yang belum kerja, di sisi lain juga belum ada progres yang signifikan terkait kilang," ujarnya.