Apa Itu Ground Effect di Mobil F1 2022? Begini Penjelasannya

By , Rabu, 05 Januari 2022 | 18:42 WIB

Mobil F1 2022 (Formula1.com)

Sayap depan di mobil F1 2021 sendiri memang menghasilkan downforce yang sangat kuat, namun sayap tersebut menghasilkan efek dirty air yang membuat aksi slipstreaming dan overtaking di F1 menjadi sangat sulit.

Karena dirty air ini membuat pembalap sangat kesulitan mengikuti pembalap lain yang ada di depannya, bahkan dengan bantuan DRS sekalipun karena mobil menjadi kehilangan downforce hingga 40% lebih dengan jarak antar mobil sekitar 10 meter.

Perbandingan efek dirty air dan clean air antara mobil 2021 dan 2022 (F1.com)

Makanya F1 merevisi desain sayap depan untuk musim 2022 dengan desain yang lebih simpel agar efek dirty air ini bisa diminimalisir.

Bahkan F1 kembali memberlakukan wheel cover serta sayap kecil di atas ban depan yang disebut wheel deflector, agar mobil hanya kehilangan sekitar 18% downforce dengan jarak 10 meter antar mobil sehingga persaingan di trek kembali rapat.

Baca Juga: Tim Mercedes Bocorkan Tampang Mobil F1 2022, Bentuknya Beda Dengan Mobil yang Dipamerkan

"Karena fokus utama kami adalah close racing dan membuat kemudahan untuk para pembalap mengikuti pembalap lain di depannya," ucap Nikolas Tombazis selaku kepala teknis single-seater FIA pada F1.com.

Kembali lagi ke area floor dengan tunnel tadi, desain dari venturi tunnel ini membuat aliran udara di bagian bawah mobil melalui inlet tepat di area terdepan dari sidepod sampai ke diffuser belakang menjadi lebih cepat.

Tujuannya agar menciptakan tekanan udara rendah di area bawah mobil sehingga terjadilah ground effect.

Simpelnya ground effect ini akan 'menarik' mobil lebih dekat ke aspal berkat tekanan udara yang lebih rendah tadi.

Kemungkinan desain floor dengan venturi tunnel mobil F1 2022 (autodevot.com)

Efek downforce yang dihasilkan ground effect ini sangat efektif tanpa harus menggunakan sayap depan atau belakang yang rumit.

Karena meskipun menghasilkan downforce penggunaan sayap juga menghasilkan drag yang membuat mobil jadi lebih lambat di trek lurus.