Pada mesin berkode KF47E tersebut, ukuran diameter throttle body, air cleaner juga diperbesar menyesuaikan kapasitas mesin yang membengkak, juga untuk menjaga efisiensi aliran udara yang masuk tetap dalam kondisi maksimal.
Enggak cuma itu, desaian crankshaft juga model baru untuk mengurangi getaran dan suara mesin jadi lebih halus. Dari keterangannya, Honda mengklaim kinerja mesin ini sangat halus disetiap putaran mesin.
(Baca Juga: Intip Spesifikasi Honda PCX 125 Yang Rilis di Eropa, Cikal Bakal PCX 150 di Indonesia?)
Terkait konsumsi bahan bakar, dari pengujian pihak eksternal, PCX 160 mampu mencapai 53,5 km/liter dengan kecepatan konstan 60 km/jam, dengan dikendarai 2 orang. Lumayan irit ya?
Dengan teknologi eSP+, mesin ini sudah dibekali teknologi ACG Starter yang membuat proses menghidupkan mesin menjadi sangat halus. Cuma nih ada yang tak sesuai gosip, enggak ada teknologi katup variable khas Honda yaitu VTEC ya.
Mungkin Honda merasa peningkatan kapasitas mesin, penambahan jumlah katup, dan penyesuaian komponen mesin lainnya sudah lebih dari cukup, untuk menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar dari versi 150 cc.
Selain mesin, motor ini sudah menggunakan rem cakram ganda dengan rem ABS (Anti-lock Braking System) yang cuma tersedia untuk roda depan saja. Ini persis dengan PCX 150 yang dijual saat ini.
Terkait teknologinya, ada Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang memberikan rasa aman saat berkendara di jalan basah atau licin. Ruang penyimpanan di balik jok juga jadi lebih besar.
(Baca Juga: Pasang Kipas Honda PCX 125 di Honda Vario Series, Bilah Besar Cocok Buat Bore Up)
Ternyata enggak cuma desain, fitur dan mesin yang baru sob, tapi juga rangka yang dipakai. Rangka PCX 160 dibuat lebih ringan dan rigid. Kemudian kombinasi pelek yang dipakai juga belang, depan 14 inci belakang 13 inci.
Honda PCX 160 dijual dengan harga 407 ribu Yen, atau berkisar Rp 55,1 juta. Mahal ya? Wajar karena untuk pasar Jepang, PCX 160 ini berstatus produk impor.