Pandemi Covid-19, Begini Kiat Aman Bepergian dengan Transportasi Umum dari Ahlinya

By , Minggu, 09 Agustus 2020 | 12:50 WIB

Pandemi Covi-19, Ahli kesehatan bagikan kiat aman bepergian dengan transportasi umum di masa Adaptasi kebiasaan Baru (AKB) (TribunJabar.id/Firman Suryaman)

Untuk itu ia meminta agar masayarakat tidak meremehkan virus corona ini.

Hal senada juga ditegaskan oleh Peneliti Mikrobiologi Institut Teknologi Sumatera (Itera), Muhammad Asril yang menegaskan virus tidak dapat bertahan di udara dengan pertukaran udara yang bebas seperti saat mengendarai motor.

Baca Juga: Dibatasi 70 Persen, Seberapa Aman Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi?

"Virusnya itu akan bertahan di udara yang aliran pertukarannya terbatas. Jika kondisinya di ruang terbuka, resiko penularan cenderung rendah. Penularan melalui udara yang disampaikan oleh WHO adalah di dalam ruangan tertutup yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik," kata Asril.

Ia menambahkan, menggunakan layanan ojek online dipastikan aman selama penumpang dan pengemudi menggunakan masker.

Sementara untuk pengguna taksi, Asri menyarankan untuk mematikan AC dan membuka kaca serta menggunakan masker.

"Dengan cara tersebut seharusnya pertukaran partikel virusnya dengan udara akan bagus, viral load-nya akan berkurang," katanya.

Baca Juga: Tanggapi Wacana Ganjil Genap Motor, Asosiasi Ojol Beri Komentar Begini

Viral load, lanjut Asril ibarat jumlah partikel virus yang siap untuk menginfeksi. Selama viral load-nya rendah, maka virus akan sulit menempel pada reseptornya yang ada di nasofaring atau saluran pernapasan.

Penggunaan sekat pada taksi online juga menjadi cara yang kreatif untuk dapat mencegah penularan selama pertemuan langsung terjadi antara pengemudi dan penumpang.

Namun agar lebih aman, ia menyarankan agar kendaraan didisinfeksi secara rutin.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pandemi Covid-19, Jangan Takut Naik Taksi atau Ojol, Ini Kiat agar Terhindar Covid-19 dari Ahlinya,