Perlu diketahui, persiapan pengadaan tanah pembangunan jalan tol ini memakan waktu tiga bulan, yakni dari Juni hingga Agustus 2020.
Baca Juga: Polemik Tol Trans Jawa Bakal Terhubung ke Bali, Gubernur Bali : Tetap Terpisah Pelabuhan
Persiapan dimulai dari sosialisasi rencana dan tujuan pembangunan, kemudian pematokan fisik tanah, lalu pemeriksaan data yuridis pemilik tanah.
Selanjutnya, BPN akan menurunkan tim untuk melakukan pengukuran dan memeriksan tanaman serta bangunan untuk dimasukkan dalam daftar nominative yang akan dinilai oleh Kantor Jasa Pelayanan Publik (KJPP).
Saat angka penilaian oleh tim KJPP keluar, selanjutkan akan dilakukan koordinasi dengan pemilik lahan terdampak pembangunan untuk dilakukan ganti rugi.
"Kami harap warga yang lahannya terkena pembangunan dapat menerima rencana pembangunan ini dan tidak komplain, (pembangunan ini dilakukan) untuk kemajuan perekonomian masyarakat di masa mendatang," ucap Bandi.
Artikel ini telah tayang di Serambinews.com dengan judul Lahan Pembangunan Jalan Tol di Aceh Timur Mulai Disiapkan