“Karena monosok juga pakai R1, jadi sudut soknya perlu diubah dan dibuatkan dudukan atas, tjuannya agar redaman tetap enak, secara dari motor 1.000cc pindah ke 150cc yang bobotnya beda jauh,” papar Yusa.
“Habis itu gir depan pakai model tumpuk agar lurus dengan belakang, tapi gak bisa terlalu lurus karena gir depan sudah mepet dengan rangka, jadi agak miring,” rinci pria ramah ini.
Untuk peleknya menggunakan hasil copotan Yamaha R1 dengan lebar 3,5 inci (depan) dan 6 inci (belakang) dan dicat oranye biar eye catching.
(Baca Juga: Honda CBR250R Jadi Naked Bike Tunggangan Harian Kakek 55 Tahun)
Kemudian pelek tersebut dibalut dengan ban Bridgestone Battlax S21 ukuran 120/70ZR17 dan 190/55ZR17.
Terakhir bodinya di-airbush di JDM Project yang ada di Pangkalan Jati, Jaktim.
“Motifnya ambil dari helm Shoei Alex Marquez, karena motif ini sama sekali belum ada yang pakai,” sebut Ageng yang tinggal di bilangan Halim, Jaktim ini. Fariz
Data Modifikasi:
Sokbreker depan: Upside Down Honda CBR250RR
Kaliper depan: KTC ganda
Master rem: KTC