Pakai BBM Oktan Tinggi Dijamin Bikin Performa Mesin Meningkat Drastis? Belum Tentu, Ini Faktanya

By Kamis, 28 November 2019 | 19:22 WIB

Ilustrasi Pertamax Turbo (GridOto.com/Fendi)

Yus menjelaskan, bahan bakar yang tidak terbakar tersebut bisa saja masuk ke komponen mesin dan bercampur ke oli.

Hal itu tentu saja dapat membahayakan komponen mesin, apalagi jika bahan bakar yang tecampur makin lama makin menumpuk.

Oleh karena itu, penggunaan bahan bakar harus sesuai dengan anjuran yang diberikan pabrikan.

"Kalau terlalu tinggi justru pembakarannya tidak sempurna, makanya lebih baik ikuti saja anjuran dari pabrikan. Karena kan mereka lebih tau setting engine management dari mesin tersebut seperti apa, kompresinya seperti apa, dan lain-lain," tutupnya.

(Baca Juga: Mobil Isi BBM Oktan Lebih Rendah Dari Anjuran, Perhatikan Komponen Ini)

Contohnya, enggak perlu memaksakan pakai Pertamax Racing kalau pakai motor lawas macam Honda CB100. Walau mampu bayarnya, tapi ternyata enggak ada efeknya buat mesin.

Nyatanya, mesin sendiri membutuhkan bensin yang sesuai dengan spesifikasinya agar bekerja optimal.

"Semakin tinggi angka oktan maka semakin tahan kompresi dan sulit terbakar," ucap Ibnu Sambodo, begawan korek motor 4-tak asal Jogja.

Nah dari situ ketahuan kalau kompresi mesin bisa menjadi patokan bahan bakar apa yang cocok digunakan agar mesin bisa bekerja optimal.

Misalnya bensin Pertalite yang punya oktan 90 itu cocok digunakan di mesin dengan kompresi 9:1 hingga 10:1.

Lalu apa tenaga mesin akan meningkat jika mesin dengan kompresi 9:1 misalnya dikasih minum Pertamax Turbo yang punya angka oktan 98?

Jawabannya, jika tidak ada modifikasi pada bagian mesin maka tenaga mesin tidak akan meningkat bahkan bisa cenderung lebih loyo!

(Baca Juga: Mobil Mesin Turbo Pakai BBM Oktan Rendah? Siap-Siap Ini Dampaknya)