Agar tidak penasaran dengan handling-nya, ADV 150 langsung diajak melahap rintangan zig-zag yang disediakan PT AHM.
Biasanya motor dengan postur tinggi punya handling cenderung limbung, ternyata berbeda dengan ADV150.
Meskipun punya travel suspensi mencapai 130 mm di depan dan 120 mm di belakang, tapi handling skutik ini tetap stabil dan lincah.
Melahap jalur zig-zag dengan agresif hingga bodi bawah dan standar tengah gesrot ke tanah, suspensi tidak limbung, tetap diredam dengan baik saat sendiri maupun berboncengan.
Ada juga simulasi polisi tidur yang cukup tinggi pada area tes.
Pertama dicoba dengan pelan, suspensi depannya sangat empuk, bahkan tidak terasa entakan di setang.
Kalau suspensi belakang yang dilengkapi sub tank punya karakter empuk pada tekanan awal, dan mulai terasa keras saat tertekan lebih dalam.
Selanjutnya dicoba melewati polisi tidur dengan kecepatan lebih tinggi untuk melihat redaman kedua suspensinya.
Ternyata suspensi depannya istimewa, tetap empuk dan tidak mentok.
Suspensi belakang meskipun sedikit keras, tapi pentalannya tidak sampai mengocok badan pengendara.
Begitu pula ketika berboncengan, untuk pembonceng joknya memang tidak terlalu panjang. Ukuran celana 41 saja sudah merasa joknya terlalu sempit.