Inii Pengalaman Pertama Kali Pakai Transmisi AGS, Transmisi Manual Yang Dibikin Matik Pada Suzuki Ignis GL

By , Kamis, 06 Juni 2019 | 07:35 WIB

Suzuki Ignis GL bertransmisi AGS peserta Holiday Fun Drive 2019 (Agus Salim)

Selain itu, transmisi AGS tidak bikin capek bagi saya, seperti halnya ketika saya menggunakan mobil bertransmisi manual.

Hanya terdapat dua pedal saja, yaitu pedal gas dan rem (Agus Salim)

Saat perpindahan gigi, saya tidak direpotkan lagi dengan urusan injak pedal kopling lagi. Kaki kiri saya pun nganggur, hanya kaki kanan saja yang berurusan dengan pedal rem dan gas selama perjalanan.

Begitu pula saat melintasi kemacetan yang mengharuskan ‘stop and go’ seperti saat mengantri di gerbang tol, kaki kanan saya tinggal mainkan gas dan rem saja secara bergantian.

Transmisi AGS yang menempel pada Suzuki Ignis GL ini menggunakan 5 tingkat percepatan.

Perpindahan gigi diatur secara otomatis berdasarkan pada kecepatan dan putaran mesin.

Posisi gigi terpantau juga dari layar MID, tanda 'R' ketika tuas transmisi diposisikan akan memundurkan Ignis (agus Salim)

Memang agak sedikit terasa saat perpindahan giginya, bagi saya rasanya unik, ada semacam hentakan lembut sedikit mengayun.

Biasanya terjadi ketika putaran mesin menjelang 2.000 rpm.

Saya mengakalinya dengan mengangkat sedikit kaki kanan saya, pedal gas saya lepas sebentar menjelang angka 2.000 rpm.

Perpindahan gigi terasa ketika putaran mesin menjelang 2000 rpm (Agus Salim)

Ketika perlu bermanuver lebih, seperti hendak menyalip kendaraan lainnya, saya cukup tekan pedal gas lebih dalam.

Secara otomotis, terjadi perpindahan gigi D5 ke posisi lebih rendah, sehingga putaran mesin akan meningkat seiring dengan pertambahan tenaga yang dibutuhkan.