Pijakan rem belakang dihilangkan, pengoperasiannya diganti dengan tuas rem jempol di setang sebelah kiri.
Modifikasi itu jadi pelopor penggunaan rem jempol di dunia balap MotoGP.
Yang istimewa, rem jempol yang digunakan Doohan tidak dipakai sementara saja sob seperti saat ini yang hanya digunakan sebentara saja saat cedera.
(Baca Juga : Mengalahkan Andrea Dovizioso Bukan Tujuan Danilo Petrucci di Ducati)
Doohan benar-benar tidak memakai tuas pijakan rem belakang di foot step kanannya.
Luar biasanya, kemudian dia meraih gelar demi gelarnya dengan NSR500 tanpa rem kaki tersebut.
Doohan meraih gelar juara dunianya dengan rem jempol sob.
Di antara semua musim, 1997 adalah yang terbaik bagi Doohan.
Pada 1997, Mick Doohan jadi juara dengan 12 kemenangan seri, dua kali runner-up seri, dan sekali gagal selesaikan balapan.
Tahun 1998 menjadi tahun kelabu bagi sang juara.
Dia harus pensiun setelah mengalami cedera parah.
NSR500 bisa dibilang motor terbaik Honda di MotoGP.