Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Harga Spare Part dan Oli Mulai Naik, Ini Respons Daihatsu untuk Konsumen

Wisnu Andebar - Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:35 WIB
Daihatsu Genuine Part
Wisnu/GridOto.com
Daihatsu Genuine Part

GridOto.com - Isu kenaikan harga spare part dan pelumas kendaraan akibat meningkatnya biaya bahan baku serta pelemahan nilai tukar rupiah turut menjadi perhatian konsumen otomotif.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memastikan tidak melakukan penyesuaian harga secara menyeluruh terhadap seluruh produk purnajualnya.

Marketing Director sekaligus Corporate Communication Director ADM, Sri Agung Handayani, mengatakan Daihatsu memahami adanya tekanan biaya yang terjadi di sepanjang rantai pasok industri otomotif, termasuk pada sektor spare part dan pelumas.

“Terkait dengan kondisi ekonomi saat ini dan pengaruhnya pada seluruh rantai pasok spare parts Daihatsu di Indonesia, kami memahami situasinya,” ujar Sri Agung kepada GridOto.com, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian perusahaan, namun Daihatsu tetap berupaya menjaga layanan purnajual agar tetap berkualitas dan terjangkau bagi konsumen.

Karena itu, perusahaan tidak langsung melakukan penyesuaian harga terhadap seluruh komponen yang tersedia.

“Namun, sebagai komitmen memberikan pelayanan purnajual yang berkualitas dan terjangkau, Daihatsu tidak serta-merta melakukan penyesuaian harga kepada seluruh parts yang ada,” lanjut Sri Agung.

Adapun tekanan terhadap harga komponen kendaraan saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal.

Salah satunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang berdampak pada biaya komponen dan bahan baku yang masih memiliki ketergantungan terhadap produk impor.

Baca Juga: Gran Max dan Sigra Cs Dongkrak Penjualan Daihatsu, Naik pada Mei 2026

Selain itu, kondisi geopolitik global juga turut memberikan pengaruh terhadap rantai pasok industri.

Gangguan jalur logistik akibat konflik di sejumlah wilayah menyebabkan kenaikan biaya energi dan distribusi, yang kemudian berdampak pada biaya produksi, termasuk untuk sektor pelumas.

Faktor lain yang ikut menekan biaya produksi adalah kenaikan harga bahan baku plastik global.

Material tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam produksi berbagai parts kendaraan, baik untuk bagian eksterior maupun interior.

Produk purnajual Daihatsu sendiri mencakup Daihatsu Genuine Part (DGP), Daihatsu Value Part (DVP), serta Daihatsu Genuine Oil (DGO).

Meski menghadapi tekanan biaya, Daihatsu menyebut penyesuaian harga tidak diberlakukan secara langsung terhadap seluruh lini produk tersebut.

Hingga saat ini, Daihatsu belum mengungkap besaran persentase kenaikan harga maupun daftar item spare part dan oli yang mengalami dampak paling besar.

Perusahaan menegaskan evaluasi tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta kebutuhan konsumen.

Dengan langkah tersebut, Daihatsu berupaya menjaga keseimbangan antara kondisi biaya industri yang terus berubah dan kebutuhan konsumen terhadap layanan perawatan kendaraan yang tetap terjangkau.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa