GridOto.com -Ingin cuci kolong mobil bekas transmisi matik kesayangan di rumah sendiri? Yang aman perhatikan bagian ini.
Yap, agar eksterior bisa bersih secara menyeluruh kalian juga bisa cuci kolong mobil yang kerap jarang dijangkau.
Nah, bagi pengguna mobil matik, harap hati-hati terhadap satu bagian ketika sedang cuci kolong mobil.
"Jangan semprot pakai air tekanan tinggi langsung ke area girboks transmisi otomatis," tekan Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
Girboks transmisi otomatis memiliki beberapa komponen elektrikal sebagai fungsi kerja utama transmisi secara komputerisasi seperti jalur kabel atau modul transmisi.
Jika disemprot langsung ke arah girboks, dikhawatirkan tekanan air tinggi tersebut bisa menghantam komponen elektrikal transmisi otomatis.
Memang sudah dirancang waterproof karena sudah dilapisi sil karet khusus.
"Tapi sifatnya lebih tahan air saat terendam atau basah karena cipratan air," terangnya di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Tekanan air tinggi memiliki sifat mengikis yang bagus untuk merontokkan kotoran, lanjut Andy.
Namun bisa merusak sil karet atau jalur kabel karena berusaha merobek atau mendorong masuk ke celah-celah kecil.
Air merupakan musuh utama komponen elektrikal, bisa sampai rembes terkena air tentu bisa terjadi korsleting dan membuat transmisi gagal berfungsi.
"Kalau mau cuci kolong mobil matik cukup pakai air tekanan rendah atau semprotan air tekanan dijauhkan jaraknya pada area girboks, lalu bisa pakai sabun deterjen supaya kotoran mudah rontok," tutup Kode, panggilannya.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2012, Veloz Mulus Cuma Segini
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR