Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Harga Pertamax Naik, Bolehkah Mesin Kompresi Tinggi Pakai RON 90?

Fahmy Fauzy Muhammad - Kamis, 11 Juni 2026 | 11:00 WIB
Harga Pertamax Naik, Bolehkah Mesin Kompresi Tinggi Pakai RON 90?
FahmyFM/GridOto.com
Harga Pertamax Naik, Bolehkah Mesin Kompresi Tinggi Pakai RON 90?

GridOto.com- Kenaikan harga BBM membuat sebagian pemilik mobil mulai mempertimbangkan penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah untuk menghemat pengeluaran.

Namun, langkah tersebut tidak disarankan bagi mobil yang sejak awal dirancang menggunakan BBM beroktan tinggi.

Penggunaan RON yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan berpotensi membuat proses pembakaran tidak berjalan optimal di dalam ruang bakar.

Wildan Dohawutagi, pemilik bengkel Idan PitStop di Citra Raya, Tangerang, mengatakan risiko terbesar dari penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi adalah munculnya gejala knocking atau ngelitik pada mesin.

"Yang paling bahaya itu knocking dalam jangka panjang atau ngelitik," ujar pria yang akrab disapa Idan saat dihubungi GridOto.

Mesin bensin dan motor listrik Wuling Eksion PHEV
Isal/GridOto.com
Mesin bensin dan motor listrik Wuling Eksion PHEV

Baca Juga: Getaran Mesin Mobil Saat Idle Bisa Berasal dari Komponen ini

Menurutnya, knocking yang terjadi terus-menerus dapat mempercepat kerusakan komponen internal mesin seperti piston dan klep.

Selain itu, performa mesin juga berpotensi menurun karena sistem pembakaran tidak bekerja sesuai rancangan pabrikan.

Firdan Jaelani atau Fijay, teknisi panggilan sekaligus pemilik bengkel F and V di Jakarta, menjelaskan penggunaan BBM dengan RON yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi kualitas pembakaran.

"Efeknya bisa bikin pembakaran enggak stabil, komponen cepat rusak dan mesin enggak akan sempurna," jelas Fijay.

Pertamina menaikkan kembali harga BBM diesel dan bensin
Rudi Hansend
Pertamina menaikkan kembali harga BBM diesel dan bensin

Baca Juga: Pertamax Makin Mahal, Intip Iritnya Konsumsi BBM Suzuki Fronx Hybrid

Karena itu, pemilik kendaraan disarankan tetap mengikuti spesifikasi bahan bakar yang tercantum pada buku panduan maupun informasi yang diberikan pabrikan.

Pasalnya, kebutuhan oktan setiap kendaraan berbeda-beda sesuai desain dan rasio kompresi mesin yang digunakan.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa