Pada kondisi dalam kota, biaya bensin yang dibutuhkan sekitar Rp 874 per kilometer.
Kemudian pada rute kombinasi hanya sekitar Rp 589 per kilometer.
Sementara saat melaju di jalan tol, biaya bahan bakarnya berada di kisaran Rp 813 per kilometer.
Angka tersebut menunjukkan bahwa teknologi mild hybrid yang disematkan Suzuki masih mampu membantu menekan biaya operasional kendaraan, terutama ketika harga BBM mengalami kenaikan signifikan seperti saat ini.
Sebagai informasi, Suzuki Fronx saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 261,5 juta untuk tipe GL MT.
Sedangkan varian Hybrid GX MT dibanderol Rp 283,9 juta dan Hybrid GX AT Rp 302,2 juta.
Untuk varian tertinggi Hybrid SGX AT yang menjadi objek pengujian GridOto.com, harga jualnya saat ini mencapai Rp 328,3 juta.
Sementara opsi warna two tone dijual Rp 330,3 juta on the road (OTR) Jakarta.
Suzuki Fronx sendiri mengandalkan mesin 1.462 cc berkode K15C pada varian GX dan SGX yang dipadukan teknologi SHVS.
Sistem mild hybrid tersebut mengombinasikan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion untuk membantu efisiensi bahan bakar sekaligus memberikan dukungan tenaga saat akselerasi.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR