"Saya takut lah sebenernya, tapi ya mau gimana, kalau saya masuk ngikutin kata dia motor saya ilang. Cuma nodongin doang, tapi kan saya juga takut-takut berani, namanya pistol, antara bener apa nggak saya enggak tahu, tapi ya namanya pistol," tuturnya.
Beruntung, berkat aksi nekat dan kegigihan Susi yang terus memukul tangan pelaku, motornya berhasil diselamatkan tanpa berhasil dijebol.
Baca Juga: Tak Ada Takutnya, Maling Motor di Kampung Bandan Pamer Pistol Saat Dipergoki Warga
"Belum (dijebol), baru mau dimasukin leter T saya tepak-tepak terus, tapi sembari nodongin pistol," ucapnya.
Setelah itu para tetangga dan warga sekitar akhirnya mulai berhamburan keluar rumah, para pelaku pun langsung tancap gas dan melarikan diri.
"Tapi akhirnya kabur dia, cuma pas sudah orang-orang udah pada keluar, dia balik lagi ke sana tuh, putar balik mengambil pistol dari kanan, warnanya silver, ditodong-todongin lagi," terang Susi.
Momen sang pelaku curanmor melarikan diri itu pun terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Terlihat kedua orang pelaku mengenakan pakaian serba tertutup dan kabur dengan cepat saat dipergoki warga.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan warga, komplotan pencuri bersenjata api dengan ciri-ciri yang sama ternyata sudah berulang kali mencoba beraksi di wilayah Cengkareng pada hari itu.
"Tapi tadi pagi dia hampir mau ke arah Lestari tuh, salon dekat MB Futsal, gagal di situ sudah diteriakin maling sekitar jam 10.00 WIB. Dia-dia juga, orang dikirimin sama fotonya," tutur Susi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom menyebut pihaknya sudah menerima informasi kejadian tersebut dan anggotanya telah melakukan olah TKP.
"Sudah, sudah (monitor), anggota tadi baru olah TKP dan minta keterangan saksi, sedang diproses dan identifikasi," terang Gultom saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, (8/6/26) malam disitat dari Kompas.com.
Gultom menyebut sejauh ini korban mengaku belum ingin membuat laporan polisi atas kejadian itu.
Namun, ia memastikan pihaknya akan tetap memburu kedua pelaku yang telah meresahkan warga Cengkareng itu.
"Akan tetap kita tindak, kita kejar dan saat ini masih proses identifikasi. Doakan semoga bisa terungkap segera," tandas Gultom.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR