Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kenali Ciri-ciri Engine Mounting Mobil yang Rusak, Harus Diganti

Fahmy Fauzy Muhammad - Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB
Kenali Ciri-ciri Engine Mounting Mobil yang Rusak, Harus Diganti
FahmyFM/GridOto.com
Kenali Ciri-ciri Engine Mounting Mobil yang Rusak, Harus Diganti

GridOto.com- Engine mounting merupakan komponen yang bertugas menopang posisi mesin sekaligus meredam getaran agar tidak langsung masuk ke kabin.

Seiring usia pemakaian, bagian karet pada engine mounting bisa mengalami keausan hingga pecah sehingga kemampuannya meredam getaran ikut menurun.

Mulyana atau yang akrab disapa Caca, mekanik sekaligus pemilik bengkel spesialis kaki-kaki Berkah Abadi di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta, mengatakan ada beberapa gejala yang bisa dikenali saat engine mounting mulai rusak.

"Yang paling sering itu getar mesin jadi lebih besar dari biasanya, apalagi pas mobil diangetin atau mau berhenti," ujar Caca.

Ilustrasi engine mounting aus
FahmyFM/GridOto.com
Ilustrasi engine mounting aus

Baca Juga: Engine Mounting Mobil Bermasalah, Pengemudi akan Merasakan Ini

Menurutnya, getaran tersebut muncul karena karet peredam pada engine mounting sudah tidak mampu lagi menahan getaran yang dihasilkan mesin.

Akibatnya, getaran dapat merambat hingga ke setir, dasbor, maupun jok sehingga kenyamanan berkendara berkurang.

Selain getaran berlebih, pemilik mobil juga perlu mewaspadai adanya hentakan saat mesin dinyalakan.

"Kalau kondisi mounting sudah amblas atau pecah, biasanya mesin terasa menghentak saat pertama kali hidup," jelas Caca.

Engine mounting samping
FahmyFM/GridOto.com
Engine mounting samping

Baca Juga: Hal Sepele Ini Jadi Penyebab Engine Mounting Motor Matic Cepat Rusak

Posisi mesin yang tidak lagi stabil membuat pergerakannya menjadi lebih bebas ketika menerima torsi awal saat mesin menyala.

Gejala lainnya adalah muncul suara berisik atau bunyi klotok-klotok dari ruang mesin saat mobil digunakan.

Bunyi tersebut umumnya terdengar ketika kendaraan melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau saat pengemudi melakukan akselerasi.

"Kadang ada suara benturan karena dudukan mesin sudah longgar sehingga mesin bergerak lebih banyak dari normal," katanya.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa