GridOto.com - Toyota Veloz Hybrid memiliki sejumlah item perawatan yang berbeda dibanding model bermesin bensin konvensional.
Selain penggantian oli mesin dan filter oli secara berkala, terdapat beberapa komponen khusus yang berkaitan dengan sistem hybrid yang juga wajib mendapat perhatian.
Hasil riset GridOto berdasarkan buku panduan servis berkala Toyota Veloz Hybrid, oli mesin dan saringan oli diganti setiap 10.000 km atau enam bulan, dilihat dari mana yang tercapai lebih dulu.
Seiring bertambahnya jarak tempuh, daftar komponen yang diganti pun semakin banyak.
Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid Yang Terbaik Di Kelas Low MPV OTOMOTIF Award 2026
Pada servis 40.000 km atau 24 bulan, Toyota menjadwalkan penggantian saringan udara mesin, minyak rem, serta saringan air conditioner atau filter kabin.
Memasuki servis 80.000 km atau 48 bulan, saringan bahan bakar termasuk saringan di dalam tangki mulai masuk daftar komponen yang wajib diganti.
Pada interval yang sama, minyak rem kembali dijadwalkan untuk diganti sebagai bagian dari perawatan berkala.
Toyota juga memberikan perhatian khusus pada sistem pendingin baterai hybrid melalui saringan saluran masuk pendingin baterai HEV.
Baca Juga: Boyong Titel Car of The Year 2026, Toyota Veloz Hybrid EV Buktikan Canggihnya Teknologi HEV Lokal
Komponen tersebut diperiksa setiap 10.000 km dan wajib dibersihkan setiap 30.000 km untuk menjaga aliran udara menuju baterai traksi tetap optimal.
Servis besar berikutnya terjadi saat kendaraan mencapai 100.000 km atau 60 bulan.
Pada interval tersebut, Toyota menjadwalkan penggantian busi yang sebelumnya hanya dilakukan pemeriksaan pada servis-servis berkala.
Selain itu, oli transmisi hybrid termasuk diferensial depan juga masuk daftar penggantian pada servis 100.000 km.
Baca Juga: Alasan Toyota Veloz Hybrid Jadi Car of The Year Di OTOMOTIF Award 2026
Filter AC atau saringan air conditioner kembali diganti pada servis yang sama.
Dengan demikian, hingga 100.000 km pemilik Toyota Veloz Hybrid tidak hanya melakukan penggantian komponen umum seperti oli mesin, tetapi juga sejumlah komponen yang mendukung kinerja sistem hybrid kendaraan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR