"Saya mengira akan ada red flag, tetapi ternyata tidak. Yang terpenting semua pembalap baik-baik saja." tambahnya.
Marini juga menilai desain sirkuit dan kondisi aspal baru di tikungan pertama ikut berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
"Layout lintasannya tidak membantu karena di tikungan pertama kami harus memperlambat motor hingga sekitar 40 km/jam." ujarnya menukil crash.net.
Menurutnya, setiap posisi yang didapat di tikungan pertama sangat berharga karena mengurangi jumlah pembalap yang harus disalip selama 27 lap berikutnya.
Ia juga mengkritik kualitas aspal baru di area tersebut.
Meski begitu, Marini menegaskan bahwa para pembalap sebenarnya sudah mengetahui kondisi lintasan yang licin.
"Ini seperti saat balapan dalam kondisi basah. Kalau lintasan licin, Anda harus lebih berhati-hati. Kemarin semuanya berjalan baik di Moto3 dan Moto2, tetapi kejadian seperti ini memang bisa saja terjadi."
Baca Juga: Hasil MotoGP Hungaria, Marc Marquez Is Back! Ducati Full Senyum, Dua Pembalapnya Amankan Podium
Rekan setim Marini di Honda, Joan Mir, juga menyoroti bahwa pembalap yang start dari sisi kanan grid menghadapi kesulitan lebih besar saat pengereman menuju tikungan pertama.
"Di sirkuit ini sangat mudah terjadi insiden karena tikungan pertama sangat licin dan hanya ada satu jalur ideal yang benar-benar bersih. Pembalap yang memulai dari sisi kanan lintasan lebih sulit menghentikan motor, dan itulah yang terjadi ketika Jorge Martin mengunci roda depan."
Mir mengaku sudah melihat potensi kecelakaan sesaat sebelum insiden terjadi.
"Ketika saya melihat dia datang, saya langsung berpikir, 'Akan terjadi sesuatu di sini.' Syukurlah semua pembalap dalam keadaan baik-baik saja."
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR