GridOto.com - Salah satu produk dari PT Indomobil Emotor Internasional (Indomobil eMotor) menyabet penghargaan bergengsi di ajang Otomotif Award 2026 yang diselenggarakan OTOMOTIF Group di Ambyar Super Club, Senayan Park, Jakarta, (4/6/26) .
Yakni Indomobil eMotor QT yang dinobatkan menjadi 'The Best Low Electric Skutik' di tahun 2026 ini.
Penghargaan karena QT dinilai solusi mobilitas listrik yang terjangkau, modern, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Lebih khususnya untuk generasi muda dan pengguna kendaraan roda dua yang mulai beralih ke teknologi kendaraan listrik.
OTOMOTIF Award merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di industri otomotif Indonesia yang diberikan berdasarkan penilaian independen oleh tim redaksi, test rider, dan penguji profesional Tabloid OTOMOTIF.
Berbagai aspek menjadi dasar penilaian, mulai dari performa, efisiensi, teknologi, fitur, kenyamanan, desain, hingga nilai yang ditawarkan kepada konsumen.
Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh QT.
"Penghargaan QT ini menjadi validasi yang sangat berarti bagi Indomobil eMotor. QT hadir dengan misi menghadirkan kendaraan listrik yang lebih mudah diakses masyarakat Indonesia tanpa mengorbankan kualitas, teknologi, maupun pengalaman berkendara," tutur Pius dari siaran resminya, (4/6/26).
"Kami bersyukur karena upaya tersebut mendapatkan apresiasi dari insan otomotif yang memiliki kredibilitas tinggi di industri." sambungnya.
Menurut Pius, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Indomobil eMotor untuk terus menghadirkan inovasi yang mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Baca Juga: TVS Motor Company Indonesia Sabet Dua Penghargaan di OTOMOTIF Award 2026
"Kami percaya masa depan mobilitas Indonesia akan semakin mengarah pada kendaraan yang efisien, ramah lingkungan, dan didukung teknologi yang relevan dengan kebutuhan pengguna," ungkapnya.
"Penghargaan QT ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan produk-produk yang mampu menjawab kebutuhan tersebut." ujarnya.
Sementara Carla Karina, Marketing Head PT Indomobil Emotor Internasional, menilai penghargaan ini menunjukkan QT bisa diterima dengan mudah oleh berbagai kalangan masyarakat.
"QT menjadi motor listrik yang tidak hanya menarik secara desain, tetapi juga mudah digunakan, ekonomis, dan cocok untuk kebutuhan gaya hidup masyarakat saat ini," ucap Carla.
"Penghargaan ini membuktikan motor listrik Indomobil eMotor, khususnya QT semakin diterima sebagai pilihan mobilitas yang dapat diandalkan." lanjutnya.
Lebih lanjut, Carla menambahkan pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan konsumen, komunitas, jaringan dealer, media, dan seluruh pihak yang terus mendukung perkembangan Indomobil eMotor.
Di balik keberhasilan QT, aspek desain juga menjadi salah satu faktor penting yang mendapatkan perhatian konsumen.
Mengusung konsep modern, ekspresif, dan mudah diterima oleh berbagai segmen pengguna, QT hadir dengan karakter yang berbeda di kelasnya.
Nono Sumarno, Chief Creative Design PT Indomobil Emotor Internasional, menjelaskan proses pengembangan QT dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin dinamis.
"Kami mendesain motor QT, untuk menjadi motor listrik pertama keluarga di Indonesia yang tentunya nyaman, canggih dan stylish," beber Nono.
Baca Juga: Bikin Heboh IIMS 2026, Indomobil Emotor QT Ternyata Dibuat Desainer Indonesia
Riding position dan spesifikasi QT tentunya sudah disesuaikan dengan postur dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Saya yakin QT akan ramai di jalan jalan tanah air terimakasih atas "Product Acceptance"nya, termasuk atas penghargaan dari tim OTOMOTIF," ungkap Nono Sumarno.
Penghargaan The Best Low Electric Skutik dari OTOMOTIF Award 2026 semakin memperkuat posisi QT sebagai salah satu motor listrik paling kompetitif di segmennya.
Ke depannya, Indomobil eMotor akan terus memperluas portofolio produk, memperkuat ekosistem kendaraan listrik, serta menghadirkan inovasi yang mampu memberikan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan untuk Indonesia.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR