Di posisi berikutnya, Wuling Motors juga berhasil menembus angka penjualan di atas 1.000 unit dalam satu bulan.
Pada Februari 2026, wholesales mobil listrik Wuling tercatat sebanyak 1.124 unit, dengan total kumulatif tahun berjalan mencapai 1.992 unit.
Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan peningkatan penjualan dari Januari ke Februari mencapai sekitar 20 persen.
Tren ini sejalan dengan pertumbuhan pasar otomotif nasional pada periode yang sama.
Selain Wuling, merek Geely juga berhasil melampaui penjualan 1.000 unit pada Februari 2026.
Pencapaian ini semakin memperketat persaingan di segmen kendaraan listrik yang saat ini semakin ramai di pasar otomotif Indonesia.
“Harga BBM naik atau tidak, Geely tetap menghadirkan solusi mobilitas yang lebih hemat dan berkelanjutan," jelas Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.
Menurut Joso, panggilannya, untuk kebutuhan harian, kendaraan elektrifikasi seperti EV dan PHEV terbukti mampu menekan biaya operasional hingga 50%-70% dibandingkan kendaraan konvensional.
“Kami memahami bahwa setiap konsumen memiliki kesiapan yang berbeda dalam beralih ke elektrifikasi," jelasnya.
Karena itu, Geely menghadirkan pilihan teknologi yang fleksibel, mulai dari EV hingga PHEV, agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR