Baca Juga: Pecatan Satpam Ngaku TNI AL di Depan Polisi, Jual Motor Rp 6,5 Juta Buat Drama Jadi Korban Begal
Pada malam itu, sekitar pukul 21.30 WIB, Nugroho menemui pembeli untuk melakukan transaksi tunai.
Guna memperkuat skenario dirinya menjadi korban kejahatan jalanan, Nugroho menyusun rencana ekstrem dengan melukai tubuhnya sendiri menggunakan silet.
"Saya melukai tangan dan kepala saya sendiri menggunakan silet, kemudian meminta bantuan seseorang yang tidak saya kenal untuk diantar berobat ke RS Waluyojati Kraksaan," jelas Nugroho saat memberikan klarifikasi di Polsek Kraksaan menukil TribunJatim.com.
Nugroho menegaskan dalam peristiwa tersebut sama sekali tidak ada pelaku begal, aksi pengadangan, maupun perampasan motor.
Semua alur cerita dirancang dan dieksekusi oleh dirinya sendiri tanpa melibatkan orang lain.
"Saya membuat cerita palsu bahwa saya telah dibegal. Saya melakukan hal tersebut karena kebutuhan ekonomi keluarga," ujarnya lesu.
Atas kegaduhan yang ditimbulkannya, Nugroho secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian dan masyarakat Probolinggo.
Ia menyebut seluruh uang hasil penjualan motor telah habis digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR