Berikutnya KLE500 punya fitur windshield yang tegak dan cukup tinggi, serta ada 3 pilihan setelan ketinggian. Oiya yang STD pakai windshield pendek, sedang yang SE lebih tinggi.
Kemudian di baliknya terdapat panel instrument, yang tipe STD masih pakai layar digital biasa, info yang ditampilkan antara lain ada kecepatan, takometer, fuelmeter, gear position, odometer, tripmeter, jam, serta info lampu-lampu, termasuk info ABS dan tekanan oli.
Beda dengan varian SE, yang pakai layar TFT digital tentu membuat tampilan lebih menarik.
Info yang ditampilkan tentu mirip, termasuk bisa terhubung dengan aplikasi Rideology di smartphone pakai Bluetooth. Oiya ada pula info range, konsumsi bahan bakar dan eco indicator.
Berikutnya KLE500 dibekali dengan setang model fatbar, dengan bandul setang yang besar dan berat seperti milik Ninja 250. Khusus di varian SE ada hand guard di kedua ujung setangnya.
Jika melihat panel saklar, yang kanan sederhana saja, hanya ada engine cut off dan starter. Sementara di setang kiri lebih banyak. Ada tombol untuk pass beam, saklar lampu jauh dekat, saklar lampu sein, tombol klakson, saklar hazard.
Ada pula saklar berwarna merah yang untuk mengatur ABS. Mematikannya dengan cara ditekan sekali sampai lambang ABS dicoret berkedip, kemudian tekan lagi dan tahan sekitar 3 detik, untuk mengaktifkan kembali cukup ditekan sekali.
Berikutnya di belakangnya terdapat tangki yang desainnya cukup meninggi, kapasitasnya cukup besar, yaitu 16 liter. Model tutupnya tidak rata, menonjol dan ketika dibuka akan terangkat ke belakang.
Geser ke area roda, untuk depan ditopang suspensi upside down berdiameter cukup besar, asnya 43 mm jadi tampak kekar. Jarak mainnya mencapai 210 mm.
Sementara untuk belakang pakai suspensi tunggal yang menggunakan konstruksi new uni-track, yang dilengkapi setelan preload. Jarak mainnya 196 mm.
| Editor | : | Antonius Yuliyanto |
KOMENTAR