GridOto.com- Filter kabin atau filter AC memiliki tugas menyaring debu, polusi, dan kotoran sebelum udara masuk ke dalam kabin mobil.
Meski ukurannya relatif kecil, komponen ini berpengaruh besar terhadap kenyamanan dan kualitas udara selama berkendara.
Jika terlalu kotor, aliran udara dari AC bisa terganggu dan kabin terasa kurang nyaman.
Karena itu, filter kabin perlu mendapatkan perawatan secara berkala.
Menurut Agung Irul, pemilik Setia Karya AC di Kedoya, Jakarta Barat, filter kabin sebaiknya tidak menunggu rusak untuk dibersihkan atau diganti.
“Kalau mobil dipakai harian, minimal sebulan sekali filter AC dicek dan disemprot biar bersih,” ujar Agung.
Baca Juga: Ternyata Bila Katup Ini Rusak AC Mobil Bekas Bisa Tiba-tiba Tidak Dingin
Pembersihan rutin dilakukan untuk mengurangi penumpukan debu yang bisa menghambat aliran udara.
Sementara untuk penggantian, Agung menyarankan mengikuti interval servis berkala kendaraan.
“Umumnya sekitar 10 ribu kilometer udah bagus diganti, atau paling lama setahun sekali,” lanjutnya.
Filter kabin yang mulai kotor biasanya menunjukkan beberapa gejala yang mudah dikenali.
Salah satunya muncul bau apek saat AC pertama kali dinyalakan.
Baca Juga: Terjadi Lagi! Kawasan di Bandung Ini Jadi Target Maling Pecah Kaca Mobil
Selain itu, hembusan angin AC juga terasa lebih lemah meski blower sudah diatur pada kecepatan tinggi.
Udara di dalam kabin pun cenderung terasa pengap karena sirkulasi tidak lagi optimal.
Dengan penggantian filter kabin yang tepat waktu, performa AC tetap maksimal dan kualitas udara di dalam mobil lebih terjaga.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR